Activity Diagram: Pengertian, Simbol, dan Contoh Proses Pengembalian Buku
Activity diagram adalah diagram UML yang menggambarkan alur kerja sebuah proses, langkah demi langkah, termasuk percabangan dan aktivitas yang berjalan bersamaan. Sekilas mirip flowchart, tetapi activity diagram punya dua kelebihan: bisa menunjukkan siapa yang mengerjakan setiap langkah (dengan swimlane), dan bisa menggambarkan proses yang berjalan paralel.

Foto: StockSnap (CC0)
Biasanya satu activity diagram dibuat untuk menjelaskan satu use case. Contoh di sini menjabarkan use case Mengembalikan buku dari tulisan use case diagram perpustakaan.
Simbol activity diagram
| Simbol | Bentuk | Fungsi |
|---|---|---|
| Initial node | Lingkaran hitam penuh | Titik awal alur |
| Activity / action | Persegi dengan sudut membulat | Satu langkah kegiatan, diawali kata kerja |
| Decision | Belah ketupat | Percabangan; setiap jalur diberi syarat dalam kurung siku, misalnya [terlambat] |
| Merge | Belah ketupat | Menggabungkan kembali jalur-jalur hasil percabangan |
| Fork / join | Garis tebal (batang hitam) | Memecah alur menjadi beberapa aktivitas paralel, lalu menyatukannya lagi |
| Swimlane | Kolom berjudul | Menunjukkan aktor atau bagian yang mengerjakan aktivitas |
| Final node | Lingkaran hitam di dalam lingkaran | Akhir alur |
Contoh: proses pengembalian buku
Cara membaca diagram:
- Anggota menyerahkan buku, lalu petugas memindai kode buku.
- Sistem menampilkan data peminjaman dan menghitung keterlambatan.
- Di simpul decision, alur bercabang. Jika [tepat waktu], alur langsung menuju merge. Jika [terlambat], sistem menghitung denda, lalu anggota membayar denda sebelum alur bergabung kembali.
- Setelah merge, fork (batang hitam pertama) memecah alur: simpan tanggal kembali dan tambah stok buku boleh dikerjakan bersamaan, tanpa urutan tertentu.
- Join (batang hitam kedua) menunggu kedua aktivitas paralel selesai, baru kemudian petugas memberi bukti pengembalian dan alur berakhir.
Activity diagram vs flowchart
| Flowchart | Activity diagram | |
|---|---|---|
| Asal | Teknik lama, sebelum UML | Bagian dari standar UML |
| Pelaku | Tidak ditunjukkan | Ditunjukkan dengan swimlane |
| Proses paralel | Sulit digambarkan | Didukung (fork/join) |
| Cocok untuk | Algoritma program | Alur bisnis dan alur use case |
Tips membuat activity diagram
- Satu diagram untuk satu proses atau use case. Jangan memasukkan seluruh sistem ke satu gambar.
- Tulis aktivitas dengan kata kerja: Pindai kode buku, bukan Kode buku.
- Setiap jalur keluar decision wajib diberi syarat, dan semua kemungkinan harus tercakup.
- Pastikan setiap fork punya join pasangannya.
- Gunakan swimlane ketika ada lebih dari satu pihak yang terlibat, supaya pembagian tugasnya jelas.
Lanjutkan ke sequence diagram untuk melihat urutan pesan antarobjek pada proses yang sama.